Senin, 16 November 2020

Liputan Suara.com untuk Agus Sulaiman

Suara.com - Kapal KN SAR Sadewa milik Badan SAR Nasional baru saja merapat di dermaga JICT Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Sabtu (3/11/2018). Kapal tersebut tiba di dermaga sekira pukul 18.05 WIB usai melakukan proses evakuasi pencarian pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 yang jatuh di perairan Karawang pada Senin (29/10/2018). Sejak pagi, Suara.com telah berada di dermaga JICT Tanjung Priok untuk memantau perkembangan evakuasi pada hari keenam tersebut. Saat seorang campers sebuah televisi swasta turun dari kapal, seketika langsung memberikan situasi yang terjadi selama proses evakuasi tersebut berlangsung. Ia berkata seraya menunjuk seorang lelaki, "itu, orang yang memakai tas ransel berwarna ungu. Dia penyelam, tadi dia cerita sempat menangis saat menyelam". Lelaki itu berjalan menuju tenda milik Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) yang berada di dermaga JICT Tanjung Priok. Adalah Agus Sulaiman (43), pria yang berasal dari Palembang. Dirinya telah terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi pesawat Lion Air dan korban penumpang kejadian naas tersebut sejak hari Selasa (31/10/2018). Bersama tim SAR gabungan, ia ikut menyelami perairan Karawang, Jawa Barat untuk menemukan serpihan pesawat, para korban, bahkan harapan. Dalamnya perairan laut utara Pulau Jawa, tak membuat dirinya surut. Baginya, mencari para korban merupakan pengabdian. Saat meyelami laut, air mata Agus keluar. Matanya basah meski mengenakan kaca mata menyelam. Hatinya berlinang manakala menemukan potongan tubuh manusia di dasar laut. Sebagai manusia, perasaan Agus bercampur aduk. Tak ada batas-batas yang mengekang tubuh Agus untuk leluasa mencari puing-puing pesawat dan korban penumpang pesat Lion Air JT 610. Pekerjaannya sebagai kontraktor di Palembang ia tinggalkan untuk sementara waktu. Demi ditemukannya jenazah para penumpang pesawat, demi ditemukannya bongkahan badan pesawat, dan demi ditemukannya rasa kemanusiaan yang tak pernah mengenal batas. Mungkin, Agus bukanlah Dante, yang hanya menyerahkan cintanya pada Beatrice dalam La Divina Commedia. Agus juga bukan Florentino Arizza, yang merasa sakit kolera saat jatuh cinta pada Fermina Dazza dalam Love In The Time of Cholera karya Gabriel Garcia Marquez. Cinta Agus, tak megenal batas. Cintanya kepada sesama manusia, lebih dalam dari pada perairan Karawang, Jawa Barat.

Sertifikasi

Pada akhir masa pelatihan, Sebagai tanda keberhasilan dalam mengikuti kegiatan yang dilakukan, ADS-I akan memberikan sebuah Kartu tingkat kemahiran selam sesuai dengan tingkatan program pelatihan yang diikuti. Pemberian Kartu Kemahiran tersebut dilakukan untuk semua tingkatan program pelatihan baik Program Regular mulai dari level Selam Permukaan hingga level Pelatih Selam maupun untuk program Khusus yang terdiri dari program Selam Ilmiah, Selam Nitrox dan Selam Pemantauan Terumbu Karang.

REEF CHECK DIVER

Program pelatihan khusus untuk kemampuan monitoring terumbu karang secara baik dan benar yang diperuntukan bagi semua tingkatan Penyelam scuba ADS-I, terutama para pecinta lingkungan laut. Program ini merupakan upaya edukasi ADS-I terhadap pentingnya terumbu karang bagi ekosystem kelautan yang sangat bermanfaat bagi manusia dan kehidupan lainnya bagi para penyelam. Program pelatihan ini diprakarsai oleh ADS-I Indonesia bekerja sama dengan Reef Check Indonesia yang diperkuat oleh dukungan Reef Check International yang disepakati bersama pada tanggal 7 Maret 2005 di Sanur Bali.

NITROX DIVER

Program pelatihan khusus yang dipersiapkan bagi tingkatan penyelam Tingkat Menegah (Open Water Diver) dengan kemampuan menggunakan media nafas Scuba yang diperkaya dengan kadar oksigen (Enrich Air) sehingga penyelam mampu melakukan kegiatan di bawah air lebih lama dibandingkan dengan menggunakan udara tekan biasa. Program ini masih dalam persiapan untuk dapat dipergunakan di Indonesia nantinya, dimana program ini juga merupakan salah satu kemampuan wajib di tingkat Penyelam Ilmiah

SCIENTIFIC DIVER

Tingkat Pelatihan Penyelam Ilmiah ini khusus dipersiapkan bagi para tingkat strata perguruan tinggi saja serta para akademisi pecinta kelautan dari semua kejuruan baik dalam maupun luar negeri Peserta pelatihan ini harus berpendidikan formal minimal D1 atau sederajat Peserta pelatihan harus pemegang sertifikasi selam ADS-I, minimal jenjang ADS-I Advance Diver Pelatihan ini hanya dipusatkan dan dikonsentrasikan di Indonesia sebagai negara kepulauan tropis yang kaya akan aneka ragam hayati laut. Program pelatihan Selam Ilmiah ini disetujui, didukung dan disahkan oleh Pimpinan & Badan Direksi ADS International Pusat tanggal 27 February 2005 pada ADS-I Annual Meeting di Yokohama, Jepang

CROSS OVER

Merupakan program orientasi penyelam ( Diver Orientation Course) yang digunakan untuk melakukan perpindahan bagi seseorang penyelam yang berasal dari federasi/organisasi selam lainnya yang ingin bergabung kedalam tubuh organisasi selam ADS I dengan persyaratan mengikuti peraturan yang berlaku di ADS I.

INSTRUCTOR

Merupakan tingkatan Pelatih Penyelam yang dapat memberikan pelatihan selam hingga pencapaian penerbitan sertifikasi selam bagi para siswa penyelam sesuai dengan tingkatannya. Perpindahan : Penyesuaian sertifikasi dari organisasi / federasi selam lainnya Validitas mengajar : 3 tahun

DIVE MASTER

Penyelam pemimpin dimana tingkatan ini dipersiapkan sebagai Pimpinan penyelaman, Asisten Pelatih selam dan beberapa tugas dalam bidang penyelaman. Tingkat penyelam pimpinan juga dipersiapkan untuk masuk ke jenjang yang lebih tinggi lagi yaitu tingkat Pelatih selam. Minimal Log Selam wajib : 100 log, Pemegang sertifikat ADS-I Rescue Diver Perpindahan : Penyesuaian sertifikasi dari organisasi / federasi selam lainnya

RESCUE DIVER

Penyelam Penolong, merupakan tingkatan penyelam yang ber kemampuan melakukan pertolongan di air Minimal Log Selam wajib : 50 log, Pemegang sertifikat ADS-I Advance Diver Perpindahan : Penyesuaian sertifikasi dari organisasi/federasi selam lainnya

ADVANCE DIVER

Penyelam tingkat Lanjutan merupakan jenjang lanjutan bagi para penyelam tingkat menengah dengan kemampuan, pengetahuan serta pengalaman selam yang lebih sempurna. Minimal Log Selam wajib : 25, Pemegang sertifikat ADS-I Open Water Diver Batas kedalaman yang diijinkan : 99 feet air laut Perpindahan : Penyesuaian sertifikasi selam dari organisasi / federasi selam lainnya

OPEN WATER DIVER

Penyelam tingkat Menengah merupakan sinambungan dari penyelam tingkat dasar dengan kemampuan, pengetahuan & pengalaman yang lebih. Minimal usia : diatas 14 tahun, berbadan sehat. Minimal Log selam wajib : 8 di perairan terbuka, Pemegang sertifikat ADS-I Basic Diver Batas kedalaman yang diijinkan : 66 feet air laut Perpindahan : Penyesuaian sertifikasi selam dari organisasi / federasi selam lainnya

BASIC DIVER

Penyelam tingkat Dasar yang berasal dari penyelam permukaan, ditambah dengan kemampuan menggunakan peralatan Scuba & pengetahuan akademis penyelaman yang terbatas Minimal usia : 14 tahun, berbadan sehat, berkemampuan renang berjarak minimal 100 meter. Minimal Log Selam wajib : 4 di perairan terbuka, Pemegang sertifikat ADS-I Snorkel Diver. Batas kedalaman yang diijinkan : 50 feet air laut Perpindahan : Penyesuaian sertifikasi selam dari organisasi / federasi selam lainnya

SNORKEL DIVER

Penyelam permukaan yang mampu menggunakan peralatan dasar selam seperti: Kacamata selam, Sirip kaki selam, dan Pipa Nafas disertai kemampuan tehnik selam permukaan dengan baik dan benar Minimal usia : 10 tahun, berbadan sehat Kemampuan : Renang berjarak minimal 75 mtr, Menyelam tahan nafas ke kedalaman air, minimal 4 meter Pencapaian : Penyelam permukaan yang sempurna